Seven Blue Artland Studio Imaqination Maqita School - The Fun & Professional Way to Learn Comics

SPLASH Maqita Magazine M-KOMIK - Baca Komik di Ponsel

Posts Tagged ‘event’

Surabaya Book Fair 2008

By 7 Blue Art Land • Apr 22nd, 2008 • Category: Events

[ 30 Apr 2008 to 4 May 2008. ] Gramedia Expo Surabaya, Jl Basuki Rahmat
Diselenggarakan oleh IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) Jawa Timur bekerja sama Pemkot Surabaya
Pameran, diskusi, workshop Komik bagi komikus-komikus Surabaya (CASS)



Pameran, Bazar dan Diskusi Komik Indonesia

By kat • Apr 18th, 2008 • Category: Events

[ 19 Apr 2008 to 27 Apr 2008. ] Dalam rangka memperingati HUT Taman Mini Indonesia Indah yang ke-33, TMII bekerjasama dengan Komikindonesia.com mengadakan acara Pameran, Bazar dan Diskusi Komik Indonesia.



Launching Komik Curhat TITA

By 7 Blue Art Land • Mar 27th, 2008 • Category: Events

[ 28 Mar 2008; 7:00 pm to 10:00 pm. ] Launching Graphic diary “Curhat Tita”
Bersama komikusnya (Tita) dan Motul, sutradara iklan dan pembuat komik Kapten bandung
Host: Olin Monteiro
Klab Komik Ak’sara, TB Aksara, Jl. Kemang Raya 8B, Jakarta



Kompas Gramedia Fair 2008

By kat • Mar 1st, 2008 • Category: Blog

Bagi yang lagi di Surabaya, dateng ya ke Kompas Gramedia Fair 2008 di Gramedia Expo Jl. Basuki Rachmat. Selain banyak komik-komik dan buku-buku diskon (”hingga 70%”), setiap hari jam 17.00-18.15 WIB juga ada Workshop Komik dari berbagai komikus-komikus Indonesia.

Rekan komikus yang diundang hari ini adalah Is Yuniarto dan John […]



Drunken Monster, Oulipo dan Oubapo

By kat • Feb 29th, 2008 • Category: Blog

Kamis barusan, tanggal 20 Februari, atas undangan Akademi Samali, beberapa kru Splash mengikuti acara diskusi Drunken Monster karya Pidi Baiq — pencipta komik legenda Jaka Tarub dan Si Lender — di ak’sara Kemang.

Sewaktu menguraikan tentang permainan dan constraint, Pak Hikmat Darmawan memberi penjelasan tentang Oubapo dan Oulipo, dan kemudian sebagai contoh memberi novel tanpa huruf E karangan Georges Perec, kebetulan juga salah satu pengarang yang karya-karyanya saya sukai.

dsc07278.jpgBagi yang tertarik, novel tanpa huruf E yang dimaksud adalah La Disparition yang diterjermahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Gilbert Adair sebagai A Void. Serunya lagi, sebenarnya Georges Perec juga menulis novella (Les Revenentes, diterjermahkan menjadi The Exeter Text, yang diterbitkan dalam satu buku Three oleh Harvill Collins juga) dengan hanya menggunakan vowel e, dari tumpukan huruf e yang tak terpakai di A Void. (Saya sendiri nggak terlalu inget isi novellanya, bacanya dah lama euy, cuma keinget kalo bawdy abis, dan seru aja sih baca beberapa halaman e e e melulu he he he).

Perec tidak hanya terbatas bermain-main dengan lipogram — magnum opus Perec, La vie mode d’emploi (Life: A User’s Manual, trans. by David Bellos yang juga mengarang biography Perec) merupakan quilt of literary constraints yang tidak hanya menggunakan permainan huruf. Lanjutannya di review-review lama saya aja ya…

Saya sendiri belum menyelami Oubapo; satu yang saya tahu adalah karya Matt Madden, 99 ways to tell a story: Exercises in Style, terinspirasi oleh Exercises de Style karya Raymond Quenau, salah satu pendiri Oulipo, di mana dia menceritakan satu kejadian dengan berbagai cara, perspektif dan style. (Bagi yang tertarik baca Quenau, saya ada eBooknya, monggo email japri atau mampir ke alt:ruizine aja, ada tuh novel-novel Perec, sangat direkomendasi).